Presiden Iran peringatkan serangan terhadap Khamenei akan picu "perang habis-habisan"

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri konferensi pers di Teheran, Iran, pada 16 September 2024. (Xinhua/Shadati)
Hubungan antara Teheran dan Washington masih tegang sejak Trump kembali ke Gedung Putih, ditandai dengan kelanjutan kebijakan ‘tekanan maksimum’ serta seringnya konfrontasi verbal antara kepemimpinan kedua negara tersebut.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Ahad (18/1) memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei akan dianggap sebagai deklarasi "perang habis-habisan" terhadap bangsa Iran, menyusul pertukaran retorika yang tajam dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pernyataan Pezeshkian yang diunggah melalui platform media sosial X itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Trump mengatakan kepada Politico pada Sabtu (17/1) bahwa sudah "saatnya mencari kepemimpinan baru di Iran."
"Setiap serangan terhadap pemimpin besar kami akan sama dengan perang habis-habisan terhadap bangsa Iran," tulis Pezeshkian.
Presiden Iran tersebut juga menyalahkan Washington atas kesulitan ekonomi yang dihadapi negaranya. Dia menyebut "permusuhan yang telah berlangsung lama" serta "sanksi tidak manusiawi" yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat dan para sekutunya sebagai penyebab utama penderitaan rakyat Iran.
Ketegangan diplomatik semakin meningkat sebelumnya pada Sabtu ketika Khamenei menyebut Trump sebagai seorang "penjahat" dan menudingnya bertanggung jawab atas korban jiwa serta kerusakan yang terjadi selama periode kerusuhan dalam negeri baru-baru ini di Iran.
Hubungan antara Teheran dan Washington masih tegang sejak Trump kembali ke Gedung Putih, ditandai dengan kelanjutan kebijakan ‘tekanan maksimum’ serta seringnya konfrontasi verbal antara kepemimpinan kedua negara tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

China siap tingkatkan kerja sama dengan Qatar di bidang energi, keuangan, dan investasi
Indonesia
•
10 Dec 2022

Uni Afrika tuntut militer Niger pulihkan otoritas konstitusional dalam waktu 15 hari
Indonesia
•
31 Jul 2023

Kremlin berharap dapat lanjutkan kembali dialog dengan AS usai kemenangan Trump
Indonesia
•
16 Nov 2024

Analis: Mengakui kelaparan tidak hapus tanggung jawab AS atas krisis Gaza
Indonesia
•
01 Aug 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
